Tulungagung, 16 Oktober 2024 — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Diponegoro Tulungagung sukses menyelenggarakan Orientasi dan Pelatihan Program Praktik Lapangan (Magang) Mahasiswa sebagai upaya strategis dalam mempersiapkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktis di lapangan.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua STAI Diponegoro Tulungagung, Dr. Sukarji, yang menegaskan bahwa program magang merupakan jembatan penting antara teori yang dipelajari di kampus dan kebutuhan nyata di dunia kerja. Ia mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang meningkatkan kedisiplinan, kemampuan komunikasi, dan profesionalitas.
“Mahasiswa harus mampu menunjukkan karakter unggul dan etos kerja yang baik. Magang adalah ruang pembuktian sekaligus penguatan kompetensi,” tegasnya.
Selanjutnya, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Drs. H. Kamari, M.Pd.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan mental dan akademik bagi mahasiswa sebelum terjun ke lembaga mitra. Ia juga menyoroti bahwa kualitas lulusan sangat ditentukan oleh kesungguhan mahasiswa dalam menjalani seluruh proses praktik lapangan.
“Orientasi ini membantu mahasiswa memahami prosedur, etika, dan tugas selama magang. Dengan bekal ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik,” jelasnya.
Materi inti kegiatan disampaikan oleh Kaprodi PAI, Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I, yang memaparkan secara komprehensif konsep dasar, alur pelaksanaan, hingga standar capaian kompetensi program magang. Ia menegaskan bahwa magang menjadi salah satu strategi Prodi PAI dalam mewujudkan visi menghasilkan lulusan yang unggul dalam aspek pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
“Magang adalah ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan teori, mengembangkan keterampilan digital, memperkuat pendekatan pembelajaran moderat, serta membangun jejaring profesional. Semua ini relevan dengan tuntutan dunia pendidikan masa kini,” jelas Dr. Kholid.
Para mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian orientasi dan pelatihan, yang mencakup sesi diskusi, tanya jawab, dan pengarahan teknis terkait lembaga mitra praktik seperti sekolah, madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan Islam lainnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Prodi PAI STAI Diponegoro Tulungagung berkomitmen terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik serta memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik yang relevan dan berkualitas. Orientasi dan pelatihan ini juga menjadi bukti nyata langkah strategis Prodi PAI dalam mewujudkan lulusan yang unggul, siap berkarya, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.