Bahas Integritas dan Mentalitas Generasi Muda, HIMA PAI STAI Diponegoro Tulungagung Gelar Podcast Ramadhan Day 4.

Bahas Integritas dan Mentalitas Generasi Muda, HIMA PAI STAI Diponegoro Tulungagung Gelar Podcast Ramadhan Day 4.

Tulungagung – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HIMA PAI) STAI Diponegoro Tulungagung kembali menggelar Podcast Ramadhan Day 4 pada Senin, 2 Maret 2026 pukul 14.00 WIB bertempat di Lantai 2 STAI Diponegoro Tulungagung. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni M. Iqbal Hamdan Habibi, M.Ag., H. Ubaidillah Baidlowi, M.E., dan Upik Khoirul Abidin, M.Pd.I., dengan Muhammad Ainun Bisyri sebagai host. Acara ini juga disiarkan melalui kanal YouTube HIMA PAI STAI Diponegoro dan media sosial resmi organisasi.

Dalam podcast tersebut dibahas tiga tema besar yang relevan dengan kehidupan mahasiswa dan generasi muda di era digital, terutama dalam momentum bulan suci Ramadhan.

Tema pertama mengangkat persoalan personal branding dan keikhlasan ibadah. Di era media sosial, aktivitas keagamaan sering kali ditampilkan di ruang publik. Diskusi menyoroti bagaimana generasi muda perlu berhati-hati dalam menata niat. Personal branding tidak selalu bermakna negatif, bahkan dapat menjadi media dakwah dan inspirasi. Namun, esensi ibadah tetap terletak pada keikhlasan hati. Ramadhan menjadi momentum penting untuk melatih kemurnian niat, agar aktivitas keagamaan tidak terjebak pada pencitraan, tetapi benar-benar berorientasi pada ridha Allah SWT.

Tema berikutnya menekankan keterkaitan antara Ramadhan, integritas, dan kepemimpinan muda. Puasa dipahami bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan latihan kejujuran dan pengendalian diri. Integritas tumbuh dari konsistensi antara nilai yang diyakini dengan tindakan nyata. Dalam konteks kepemimpinan mahasiswa, puasa mengajarkan tanggung jawab moral, kedisiplinan, serta komitmen pada amanah. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi lahirnya pemimpin muda yang jujur, amanah, dan berpihak pada kemaslahatan bersama.

Tema terakhir membahas puasa sebagai sarana membangun mental toughness generasi Z. Di tengah derasnya arus informasi, tekanan sosial, dan distraksi digital, generasi muda membutuhkan ketahanan mental yang kuat. Puasa melatih kesabaran, daya tahan, dan kemampuan mengelola emosi. Ketika seseorang mampu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, ia sesungguhnya sedang membangun kontrol diri dan kekuatan mental. Ramadhan diposisikan sebagai ruang pembinaan spiritual sekaligus terapi psikologis yang membantu generasi muda menjadi pribadi yang lebih tangguh, stabil secara emosional, dan kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

Kegiatan Podcast Ramadhan Day 4 ini menjadi wadah refleksi yang memadukan nilai spiritual dan akademik. Melalui forum diskusi yang inspiratif, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperdalam pemahaman keagamaan, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan nyata sebagai pribadi yang berintegritas, ikhlas, dan bermental tangguh di tengah dinamika era modern.

No tags found

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Postingan Terkait

Jl. RA Kartini No.47, Hutan, Kampungdalem, Kec. Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66219

Akademik