Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HIMA PAI) STAI Diponegoro Tulungagung kembali menyelenggarakan kegiatan inspiratif bertajuk Podcast Ramadhan sebagai ruang dialog reflektif menyambut datangnya bulan suci. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at, 27 Februari 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lantai 2 STAI Diponegoro Tulungagung dan juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi HIMA PAI.
Podcast ini dipandu oleh M. Amirudin Hasyim selaku host, dengan menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidang pendidikan dan keislaman, yakni Dr. Moh. Ali Shodik, M.Pd.I., Dr. H. Eko Sigit Purwanto, M.Pd.I., dan Dr. Amrodin, M.Pd.I.. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan spiritual generasi muda di tengah derasnya arus digital dan budaya distraksi.

Mengangkat tiga tema utama yang kontekstual, Podcast Ramadhan ini tidak hanya membahas ibadah puasa secara normatif, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas kehidupan mahasiswa saat ini.
Healing Spiritual ala Ramadhan
Tema pertama menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum pemulihan jiwa dan penyucian hati. Dalam suasana yang lebih khusyuk, umat Islam diajak memperbanyak ibadah seperti tilawah Al-Qur’an, dzikir, shalat malam, serta refleksi diri. Proses ini menjadi sarana healing yang autentik—bukan sekadar relaksasi fisik, tetapi pembenahan batin dan penguatan hubungan dengan Allah SWT. Ramadhan mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, serta empati sosial, sehingga melahirkan pribadi yang lebih tenang dan matang secara spiritual.
Detoks Media Sosial selama Ramadhan: Mungkin atau Mustahil?
Tema kedua mengangkat fenomena kecanduan media sosial yang kian menguat di kalangan generasi muda. Ramadhan dipandang sebagai momentum tepat untuk melakukan detoks digital, yakni mengurangi intensitas penggunaan gawai dan membatasi konsumsi konten yang tidak produktif. Para narasumber akan mengulas strategi praktis seperti pengaturan waktu, pemilahan konten, serta membangun disiplin diri dalam bermedia. Pertanyaan “mungkin atau mustahil?” menjadi bahan refleksi bersama—apakah Ramadhan mampu menjadi titik balik dalam mengendalikan kebiasaan digital, atau justru kita tetap terjebak dalam pusaran distraksi?
Puasa di Era Scroll Tanpa Batas: Menjaga Fokus di Tengah Distraksi
Tema ketiga membahas tantangan menjaga fokus di tengah budaya instan dan banjir informasi. Kebiasaan scrolling tanpa batas sering kali menggerus konsentrasi dan kualitas ibadah. Puasa sejatinya melatih self-control dan kesadaran penuh (mindfulness), sehingga seseorang mampu mengelola waktu, pikiran, dan energinya secara lebih efektif. Diskusi ini akan menekankan pentingnya membangun ketahanan mental, meningkatkan produktivitas, serta menata prioritas agar Ramadhan benar-benar menjadi bulan peningkatan kualitas diri.
Melalui kegiatan ini, HIMA PAI STAI Diponegoro Tulungagung berharap Ramadhan 1447 H menjadi momentum transformasi, bukan hanya dalam aspek ritual, tetapi juga dalam pola hidup dan pola pikir generasi muda. Podcast ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa dan masyarakat luas untuk menjadikan Ramadhan sebagai ruang refleksi, detoksifikasi jiwa, serta penguatan fokus di tengah derasnya arus digitalisasi.