09 September 2023 – Dalam rangka memperkuat pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tematik berbasis nilai-nilai moderasi beragama, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Diponegoro menyelenggarakan Workshop Fasilitator dan Dosen Pembimbing Lapangan KKPLBerbasis Moderasi Beragama pada 09 September 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus STAI Diponegoro dan diikuti oleh dosen pembimbing lapangan, fasilitator KKPL, serta perwakilan mahasiswa.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PAI, Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa PKM Tematik merupakan salah satu media strategis untuk mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam aktivitas mahasiswa di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa mahasiswa PAI harus tampil sebagai duta harmoni sosial, membawa pesan Islam rahmatan lil ‘alamin dan mengimplementasikannya melalui program-program KKPL yang konstruktif, inklusif, dan edukatif.
Dalam suasana akademik yang antusias, Dr. M. Kholid Thohiri menjelaskan bahwa Prodi PAI memiliki visi membentuk pendidik dan intelektual muslim yang moderat, adaptif, serta mampu merespons dinamika keberagamaan di masyarakat multikultural. Karena itu, para fasilitator dan dosen pembimbing lapangan memegang peran penting dalam memastikan bahwa nilai-nilai moderasi terinternalisasi dalam setiap tahap pelaksanaan KKPL—mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi.
Workshop ini menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi dan praktisi moderasi beragama yang memaparkan strategi penguatan PKM Tematik, pendekatan pemberdayaan masyarakat yang sensitif terhadap keberagaman, serta metode komunikasi lintas agama dan budaya. Para peserta juga mendapatkan pelatihan penyusunan rencana kerja lapangan yang memasukkan prinsip moderasi beragama dalam setiap program edukasi, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain sesi materi, dilakukan pula kegiatan simulasi kasus yang memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana menghadapi potensi konflik sosial atau persoalan keagamaan di masyarakat. Melalui simulasi tersebut, fasilitator dan dosen pembimbing dilatih untuk merespons dengan bijak, mengedepankan solusi damai, serta menjaga kualitas interaksi mahasiswa dengan masyarakat.
Dengan terselenggaranya workshop ini, Prodi PAI STAI Diponegoro menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdaya saing dalam pengabdian masyarakat berbasis nilai toleransi, harmoni, dan kebangsaan. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa PKM Tematik berjalan selaras dengan semangat moderasi beragama dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.