Perkuat Produktifitas Karya Kitab Kuning, Dosen STAI Diponegoro Tulungagung Launching Kitab Risalatun Nikah

Perkuat Produktifitas Karya Kitab Kuning, Dosen STAI Diponegoro Tulungagung Launching Kitab Risalatun Nikah

Tulungagung – Tradisi akademik berbasis khazanah keilmuan Islam klasik kembali diteguhkan di lingkungan STAI Diponegoro Tulungagung. Bertempat di Aula Lantai 3 kampus setempat, Kamis (26 Februari 2026), dosen sekaligus Kaprodi PAI, Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I secara resmi melaunching kitab berjudul Risalatun Nikah.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, serta mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Peluncuran kitab tersebut menjadi momentum penting dalam menguatkan tradisi produktivitas karya ilmiah berbasis kitab kuning di lingkungan akademik.

Dalam sambutannya, Dr. M. Kholid Thohiri menyampaikan bahwa penyusunan Risalatun Nikah memiliki beberapa tujuan strategis.

Pertama, untuk memperkuat tradisi produktivitas karya kitab kuning di lingkungan Prodi PAI STAI Diponegoro Tulungagung. Menurutnya, dosen PAI tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menghadirkan karya ilmiah baik artikel ilmiah, buku referensi, termasuk karya yang berbasis turats (khazanah klasik) sebagai ciri khas keilmuan Islam.

Kedua, kitab ini disusun sebagai sumber kajian dalam agenda Gema Ramadhan 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi PAI melalui program “Mbalah Kitab”. Program ini dirancang untuk membiasakan mahasiswa membaca, mengkaji, dan mendalami kitab kuning secara sistematis dan kontekstual.

Ketiga, penyusunan kitab ini menjadi bagian dari strategi penguatan kajian Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di lingkungan kampus. Dengan pendekatan yang sistematis dan argumentatif, Risalatun Nikah diharapkan mampu menjadi rujukan akademik sekaligus penguat manhaj Aswaja dalam memahami fikih munakahat.

Respon Pimpinan Kampus

Ketua STAI Diponegoro Tulungagung, Dr. H. Sukarji, M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi atas lahirnya karya tersebut. Menurutnya, produktivitas dosen dalam menulis kitab merupakan indikator kemajuan akademik sebuah perguruan tinggi keagamaan keislaman berbasis nilai Aswaja.

“Launching Risalatun Nikah ini bukan sekadar peluncuran buku, tetapi simbol kebangkitan tradisi intelektual kampus. Kami sangat mengapresiasi ikhtiar Dr. M. Kholid Thohiri yang konsisten mengembangkan karya berbasis kitab kuning. Ini menjadi teladan bagi dosen lain untuk terus produktif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa karya semacam ini sangat relevan dalam memperkuat identitas kampus sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang berpijak pada tradisi keilmuan klasik sekaligus responsif terhadap kebutuhan zaman.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Drs. H. Kamari, M.Pd.I, menyampaikan bahwa hadirnya Risalatun Nikah akan memperkaya referensi pembelajaran di Prodi PAI.

“Kitab ini akan sangat membantu mahasiswa dalam memahami fikih pernikahan secara komprehensif, berbasis dalil, dan berlandaskan manhaj Aswaja. Selain itu, ini menjadi bukti bahwa penguatan akademik di STAI Diponegoro tidak hanya berbentuk wacana, tetapi diwujudkan dalam karya nyata,” ungkapnya.

Ia berharap tradisi penulisan kitab kuning terus berkembang sehingga kampus mampu melahirkan lebih banyak karya ilmiah yang berkualitas dan berkontribusi bagi masyarakat luas.

Dengan launching Risalatun Nikah, STAI Diponegoro Tulungagung kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kultur akademik yang produktif, tradisionalis, dan moderat, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan kajian keislaman berbasis Aswaja.

No tags found

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Postingan Terkait

Jl. RA Kartini No.47, Hutan, Kampungdalem, Kec. Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66219

Akademik