Dr. M. Kholid Thohiri Latih Pengurus BUMDes, Upaya Sejahterakan Ekonomi Desa Srikaton
Tulungagung — Dalam rangka memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi desa, Dr. M. Kholid Thohiri memberikan pelatihan penguatan kapasitas pengurus BUMDes Katon Mulyo Joyo Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Srikaton pada Kamis, 19 Desember 2025.
Pelatihan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus BUMDes, perangkat desa, serta unsur pendukung kelembagaan desa. Fokus utama kegiatan adalah peningkatan kemampuan manajerial dan pengembangan usaha BUMDes, terutama dalam strategi diversifikasi usaha yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
Dr. M. Kholid Thohiri, yang juga dikenal sebagai Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDT) serta Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Diponegoro Tulungagung, menekankan bahwa BUMDes harus dikelola secara profesional, adaptif, dan berbasis potensi lokal desa.
“BUMDes tidak cukup hanya berjalan apa adanya, tetapi harus mampu membaca peluang, mengelola risiko, dan mengembangkan unit usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk sektor ketahanan pangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan kapasitas pengurus BUMDes merupakan bagian penting dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Desa (SDGs Desa), khususnya pada pilar desa tanpa kemiskinan, desa ekonomi tumbuh merata, dan desa peduli ketahanan pangan.
Menurutnya, diversifikasi usaha BUMDes—seperti pengelolaan usaha pangan lokal, distribusi hasil pertanian, hingga pengembangan unit usaha pendukung ketahanan pangan—akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan desa bukan hanya soal produksi, tetapi juga manajemen, distribusi, dan keberlanjutan usaha. Di sinilah peran strategis BUMDes sebagai instrumen ekonomi kolektif desa,” tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini disambut positif oleh pemerintah Desa Srikaton dan para pengurus BUMDes. Mereka berharap, melalui pendampingan dan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, BUMDes Katon Mulyo Joyo dapat berkembang lebih optimal serta berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
Dengan pelatihan ini, Desa Srikaton diharapkan semakin siap melangkah menuju desa yang berdaya secara ekonomi, sejalan dengan agenda nasional SDGs Desa dan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pembangunan desa.
